Benarkah Orang Jadi Bodoh Akibat Konsumsi Micin?

Micin kerap kali menjadi biang kerok penyebab kebodohan. Bukti micin kerap kali dituduh sebagai biang kerok kebodohan bisa kita lihat dari berbagai meme yang bertebaran di media sosial. Banyak meme bertebaran di media sosial terkait dengan orang yang mengonsumsi micin pasti bodoh.

Tapi betulkah begitu? Kalau mengonsumsi micin itu bisa mengakibatkan kebodohan? Anggapan mengonsumsi micin bisa mengakibatkan kebodohan pada dasarnya hannyalah ketakutan belaka. Sebetulnya, micin tidak terlalu membahayakan. Ketakutan micin sebagai penyakit muncul dari tahun 1950-an, ketika itu sedang ramai isu Chinese Restaurant Syndrome (CRS). Gejala ini membuat orang yang makan susi berpenambahkan micin menjadi pusing.

Semenjak itu, ilmuwan sebenarnya sudah melakukan penelitian yang menunjukkan bahwa micin membawa dampak buruk bagi tubuh. Tapi kemudian banyak penelitian-penelitian tandingan, yang memaparkan bahwa micin sebetulnya tidak terlalu membahayakan.

Benarkah Orang Jadi Bodoh Akibat Konsumsi Micin?

Micin Ternyata Sudah Dikonsumsi Sejak Bayi

Micin ternyata sudah dikonsumsi sejak bayi. Pengonsumsian micin bisa dilacak melalui ASI yang diberikan oleh ibu kepada anaknya. ASI mengandung Monosodium Glutamat yang sama persis dengan MSG kebanyakan.

Apa Kegunaan Monosodium Glutamat?

Monosodium Glutamat atau MSG ternyata banyak manfaatnya. Salah satu manfaat dari MSG yaitu untuk menambah rasa gurih dan lezat dalam makanan. Di dalam tubuh, Monosodium Glutamat juga bisa menstabilkan metabolisme. Penggunaan micin sangat fungsional, sebab, dengan menggunakan micin anak-anak menjadi lebih menyukai sayuran.

Kita tahu, bahwa karakter dasar rasa adalah pahit. Tapi ketika sayuran yang berasa pahit itu dibubuhi sedikit micin, maka sayuran tersebut akan menjadi lebih enak rasanya.

Lalu Apa Dampak yang Sebetulnya Dikandung Pada MSG?

Kebanyakan MSG memang mempunyai akibat yang cukup serius. Jika MSG dimakan dalam jumlah yang banyak, terutama ketika melebihi takaran normal, maka perut bisa mulas dan eneg. Gangguan lanjutan dari mengonsumsi micin terlalu banyak, bisa berakibat pada tekenan darah tinggi.
Selebihnya, MSG sebetulnya masih aman. Tidak menyebabkan kebodohan sama sekali. Selagi pengonsumsian micin masih dalam batas kewajaran.

Berapa Ambang Batas Membubuhi Micin Pada Makanan?

Ambang batas konsumsi micin per hari sekitar 5 gram atau satu sendok teh saja. Hal itu bisa terlihat saat kita sedang membeli kuliner bakso. Biasanya, juru masak bakso hanya menaburkan sekitar setengah sendok teh garam saja.

Apa Saja Jenis Micin yang Aman Bagi Kesehatan?

Micin mempunyai banyak ragam jenisnya. Mulai dari micin bening berupa perasa gurih saja, hingga micin pekat yang ditambahkan ekstrak perisa buatan di dalamnya. Beberapa micin yang ditambahkan ekstraksi perasa ada micin bercita rasa sapi, micin bercita rasa ayam, hingga micin bercita rasa rempah lokal.

Kedua jenis micin tersebut tetaplah aman dikonsumsi. Selagi ambang batas konsumsi micin masih dalam kewajaran. Micin baru bisa berefek ke gangguan pencernaan jika konsumsi perharinya lebih dari 5 gram.

Jadi, bagi yang selama ini menganggap bahwa mengonsumsi micin dapat menyebabkan kebodohan tidak benar adanya. Mustahil adanya, menghindari penggunaan micin alias Monosodium Glutamat dalam kehidupan sehari-hari. Micin bisa pasti ditemukan dalam makanan apa pun.

Jadi ketika ada warung makanan, atau jajanan yang memberikan informasi bahwa kulinernya bebas dari MSG hannyalah bualan belaka. Pada dasarnya semua kuliner pasti mengandung micin. Baik micin buatan maupun micin alami seperti pada air susu ibu yang sudah dirasakan anak dari sejak bayi.

Artikel Terkait

This Is The Newest Post


EmoticonEmoticon