Hal-Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Menulis Berita

Bagi kalian yang suka menulis berita. Sekarang sudah banyak beredar media dalam bentuk koran cetak maupun media dalam bentuk online yang membuka kanal Citizen Jurnalistik. Pada kanal ini, media koran biasanya akan menampung tulisan dari masyarakat.

Beberapa media yang mempunyai kanal Citizen jurnalistik ada Net TV, Liputan6, dan Detik. Kendatipun media-media tersebut membuka kesempatan yang selebar-lebarnya bagi masyarakat untuk berkontribusi, tapi tidak semua peristiwa atau kejadian sehari-hari bisa layak diberitakan lho.

Ada beberapa syarat, sebuah peristiwa dapat dijadikan sebuah berita. Lalu, apa saja sih, syarat-syarat sebuah peristiwa layak untuk diberitakan? Berikut ini kami paparkan syarat-syarat apa saja, sebuah peristiwa layak untuk dijadikan tulisan berita, atau layak diberitakan

Hal-Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Menulis Berita

Aktualitas atau Timlines

Media televisi, koran, maupun radio dianggap sebagai media pemberi informasi cepat. Untuk mengetahui peristiwa-peristiwa apa yang terjadi hari ini, orang-orang akan melihat TV, membuka koran, atau mendengarkan radio. Oleh karena itu, aktualitas menjadi nilai berita utama yang harus dijaga.

Jadi, ketika ada peristiwa kebakaran hebat di Pasar Gede Solo beberapa jam yang lalu. Anda harus secepat kilat, membuat tulisan berita mengenai peristiwa kebakaran pasar itu. Jangan sampai peristiwa kebakaran sudah lewat satu minggu yang lalu, Anda baru menulis beritanya. Tentu saja aktualitas berita yang Anda tulis sudah tidak ada lagi.

Kedekatan Atau Proximity

Kedekatan emosi, dam fisik membuat sebuah berita semakin menarik di dengar, atau dibaca oleh para pendengar. Berita kecil di lokasi yang terdekat dengan pendengar, lebih berarti dari berita besar yang lokasinya sangat jauh dengan mereka.
Misalnya saja ada pembunuhan sadis di Solo. Bagi Anda yang tinggal di Solo, dan kebetulan dekat dengan lokasi pembunuhan itu. Ketika Anda meliput dan membuat tulisan pemberitaan pembunuhan sadis itu. Tulisan yang Anda buat lebih cocok dikirim ke Harian Koran Solopos jika dibandingkan dengan Harian Kompas.

Tokoh Publik Atau Prominence

Peristiwa di seputar tokoh idola, panutan, dan pemimpin masyarakat selalu menarik untuk di dengar. Karena ketokohan mereka telah dikenal di hadapan publik.
Jadi jika ingin meliput tokoh. Carilah tokoh yang memang sudah dikenal oleh publik secara luas. Maka pendengar, maupun pembaca akan menyukai hasilnya.

Konflik atau Conflict

Kontroversi antar tokoh publik, polemik seputar masalah besar yang membuat kegaduhan masyarakat, atau kebijakan dari pemerintah yang membuat huru hara, bentrokan, hingga peristiwa perang merupakan peristiwa penuh konflik yang sangat menarik untuk dijadikan sebuah berita.
Lebih Dekat Dengan Kemanusiaan, atau Human Interest.

Berita-berita yang menyentuh rasa kemanusian masyarakat secara luas, seperti peristiwa kelaparan, pengungsian, bencana alam sangat menarik untuk dijadikan sebuah berita.

Bahkan beberapa pembawa acara besar saat ini seperti Najwa Shihab, dan Dahlan Iskan. Mereka bisa menjadi besar karena meliput peristiwa yang dekat dengan human interst.

Najwa Shihab langsung mencuat menjadi news achor papan atas berkat liputan eksklusifnya saat bencana alam Sunami Aceh terjadi.

Sementara Dahlan Iskan, berhasil menjadi redaktur Jawa Pos setelah meliput secara eksklusif terbakarnya kapal tempo mas. Jadi sisi human Interest sangat disukai sekali oleh pembaca, maupun pendengar.

Bersifat Sensasional atau Unique

Keanehan, kegilaan, dan hal-hal yang spektakuler dalam kehidupan manusia, selain memiliki unsur hiburan, juga dapat memberikan dorongan prestasi sekaligus penyadaran terhadap dinamika kehidupan pendengar.

Berita yang sensasional biasanya bisa bertahan cukup lama, makanya berita yang sensasional biasanya memiliki nilai rating yang cukup tinggi. Demikian sejumlah indikator layak, atau tidaknya sebuah peristiwa dimuat dalam sebuah berita.

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon